Berita

PELATIHAN SENSOR ROBOTIK Berbasis Mikrokontroler Arduino UNO: Mampu meningkatkan kemampuan hardskill dan softskill

Digelar pada hari Sabtu (8  Oktober 2018) berlokasi di SMK Muhammadiah VI Karanganyar.

pic1

TIM PKM (Program Kemitraan Masyarakat) Universitas Sebelas Maret Surakarta menggelar kegiatan workshop  berupa pelatihan  pemrograman  mikrokontroler berbasis  ARDUINO UNO yang berlokasi di SMK Muhammadiyah 6 Karanganyar.  Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk pengabdian pada masyarakat. Sasaran  peserta pelatihan ini adalah  siswa SMK kelas 2 yang berasal dari bidang keahlian komputer dan elektronika sejumlah 20 peserta.

 

pic2

Agus Efendi dalam hal ini selaku Ketua TIM penyelenggara kegiatan PKM  menyampaikan bahwasanya  kegiatan pelatihan ini mencakup (1) teknik pemrograman mikrokontroler ARDUINO UNO, (2) penggunaan software downloader untuk mikrokontroler ARDUINO UNO, serta (3) Praktek modul perangkat sensor elektronik berbasis mikrokontroler ARDUINO UNO.  Selama kegiatan pelatihan difasilitasi dengan menggunakan media trainer robotik bernama “AGUS TRAINER” . Dalam acara pelatihan ini melibatkan beberapa personal TIM PKM diantaranya adalah Bapak Dr. Agus Efendi, M.Pd selaku ketua penyelenggaran PKM, Bapak Basori, S.Pd., M.Pd serta ibu Nyeyep selaku anggota TIM. Sebagai fasilitator pada kegiatan ini adalah Bima Fauzan. Mereka adalah mahasiswa PTIK yang memiliki kompetensi dibidang mikrokontroler. Selama dalam pelaksanaannya turut dibantu juga oleh rekannya yang  terlibat langsung sebagai instruktur kegiatan pelatihan ini.

Bapak Agus Efendi mengatakan bahwa pelatihan ini diawali dari pemaparan teori orientasi terhadap mikrokontroler Arduino UNO.  Setelah mendapat materi, para peserta mendapat tugas untuk melakukan praktek Modul  praktikum mencakup : (1) modul LCD, (2)modul Servo,  (3) modul sensor gerak, (4) modul sensor hujan, (5) sensor kemiringan, (6) modul ultrasonic,(7) modul relay, (8) modul kelembaban udara, (9) Led  dan Buzzer.

Saat dilakukan wawancara, peserta pelatihan menyatakan merasa puas dengan terselenggaranya kegiatan ini, terutama dalam meningkatkan skill siswa bidang sensor elektronik dan mikrokontroler. Hal tersebut ditunjukkan dari tingkat keantusiasan, motivasi dan partisipasi aktif  peserta selama mengikuti pelatihan dapat berlangsung secara utuh yang ditunjukkan dari kehadiran yang tanpa absen. Disamping itu pula kinerja peserta selama mengikuti pelatihan membawa keberhasilan yang nyata. Ini terbukti bahwa  peserta sudah berhasil melakukan langkah-langkah proses dalam menggunakan modul ARDUINO UNO yang meliputi 3 langkah utama, yaitu membuat program, menerjemahkan (mengompilasi) program, dan mengisikan program  ke dalam modul ARDUINO UNO mikrokontroler. Kedisiplinan peserta selama mengikuti pelatihan patut dibanggakan dan mereka sadar betul tentang  manfaat bagi dirinya. Kemampuan daya tangkap pengetahuan peserta terhadap materi, memang berbeda satu sama lain, hal tersebut disebabkan oleh tingkat kemampuan individu dan basis keilmuan mereka yang cukup beragam. Namun masalah tersebut tidak begitu signifikan kontribusinya terhadap unjuk kerja praktek. Kasus bagi peserta yang mengalami kesulitan dapat diantisipasi dengan pendekatan kooperatif dan konstruktif melalui penekanan pembimbingan secara intensif kepada mereka yang belum memahami sepenuhnya.

Bapak Agus Efendi menyebutkan pula bahwa serangkaian kegiatan ini sangat berguna, setidaknya dapat mendidik masyarakat anak bangsa untuk dibekali kemampuan hardskill dan softskill terkait dengan kompetensi keahlian dibidang pemrograman mikrokontroler ARDUINO UNO yang pada akhirnya mengantarkan mereka menemukan jati diri dengan penuh percaya diri menjadi manusia yang berguna bagi kehidupan masyarakat.  Kegiatan ini diharapkan mampu secara efektif dalam menciptakan kemampuan berpikir yang aktif, kreatif dan inovatif. Dimasa yang akan datang, pemberdayaan masyarakat dibidang peningkatan kemampuan hardskill dan softskill dapat terus berjalan, sehingga masyarakat dibekali kemampuan yang bisa bermanfaat untuk menciptakan lapangan kerja mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.