Tracer Study

Upaya pelacakan dan perekaman data lulusan

Tracer Study merupakan salah satu metode yang digunakan oleh program studi untuk memperoleh umpan balik dari alumni. Hasil dari umpan balik yang diperoleh dari alumni dan pengguna alumni dibutuhkan oleh perguruan tinggi untuk perbaikan serta pengembangan kualitas dan sistem pendidikan. Hasil umpan balik juga bermanfaat bagi program studi untuk bidang kerja pengguna alumni, mengurangi perbedaan kompetensi yang dimiliki alumni dengan tuntutan dunia kerja.

Pelacakan (tracer study) alumni Prodi PTIK FKIP dilakukan dengan metode sebagai berikut:

  • Penilaian kinerja alumni oleh Pengguna, untuk memperoleh data kinerja lulusan atau alumni PTIK FKIP UNS oleh pengguna dilakukan dengan beberapa tahap sebagai berikut:
    1. Mengidentifikasi sebaran Alumni PTIK,
    2. Mengunggah angket penilaian kinerja alumni melalui web prodi http://ptik.fkip.uns.ac.id yang terdiri dari beberapa point, diantaranya: integritas, keahlian berdasarkan bidang ilmu, bahasa inggris, penggunaan teknologi informasi, komunikasi, kerjasama tim dan pengembangan diri
    3. Menyebarkan informasi pendataan alumni dan penilaian penguna alumni dengan menggunakan media sosial seperti facebook, whatsapp dan web program studi.
    4. Kepala Sekolah atau Pimpinan unit kerja menilai kinerja lulusan program studi PTIK FKIP UNS yang ada di lingkungan kerjanya secara online,
    5. Tim jaminan mutu program studi mengunduh dan merekapitulasi hasil penilaian kinerja lulusan,
    6. Membuat tabulasi data dalam bentuk persentase dan grafik
  • Mekanisme lain yang diterapkan prodi PTIK dalam rangka tracer tudy adalah bekerjasama dengan FKIP UNS membuat Sistem Informasi Alumni (SIA). Sistem Informasi Alumni diintegrasikan dalam proses legalisir ijazah. Sistem bisa diakses oleh seluruh alumni ketika proses legalisir ijazah secara online melalui http://legalisir.fkip.uns.ac.id. proses legalisir ijazah mewajibkan alumni untuk mengisi form legalisir secara lengkap,meliputi nama, prodi, instansi bekerja, masa tunggu dan lainnya. Jika tidak terisi lengkap, maka alumni tidak bisa mendapatkan PIN untuk legalisasi ijazah.
  • Hasil dari berbagai metode pelacakan tersebut menjadi dasar penentuan kebijakan pengambangan prodi ke depan. Bentuk dari kebijakan pengembangan prodi yang salah satunya berdasar pada hasil evaluasi kinerja lulusan tertuang dalam bentuk revisi kurikulum, evaluasi penetapan kompetensi mata kuliah, prioritas pengembangan laboratorium dan pembelian alat, peningkatan proses pembelajaran, penentuan persyaratan kompetensi dosen baru, penggalangan dana, informasi pekerjaan dan membangun jejaring.

Hasil tracer study Program Studi Pendidikan TIK

Sebagian besar dari waktu tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan yang pertama adalah 3 bulan (data ini diperoleh dari informasi balikan oleh alumni yang sudah bekerja). Data diambil dari www.legalisir.fkip.uns.ac.id dan www.ptik.fkip.uns.ac.id melalui menu tracer Alumni. Data tersebut diperoleh dengan cara penyebaran angket kepada alumni dan rekapitulasi angket online yang terintegrasi dengan sistem pendaftaran legalisasi ijasah. Ada beberapa yang didapatkan dari umpan balik ini, yaitu: masa tunggu alumni, keikutsertaan dalam tes penerimaan kerja dan gaji pertama.

Data yang diperoleh kemudian dikumpulkan dan direkapitulasi serta dianalisis sehingga diperoleh data sebagaimana disebutkan di atas.

Masa tunggu alumni

Dari tabel dan gambar di atas didapatkan hasil rata-rata waktu tunggu yang sangat baik (<3 bulan). Meskipun demikian banyak juga mahasiswa yang telah memperoleh pekerjaan sebelum mereka dinyatakan lulus. Sehingga begitu lulus dapat langsung bekerja. Data diperoleh dari informasi balikan oleh alumni yang sudah bekerja.

Data kesesuaian bidang kerja dengan bidang studi diperoleh sebagaimana penelusuran di atas, mengajar di SMK Teknik Komputer dan Jaringan, Multimedia dan RPL berarti sesuai bidang keahliannya. Sebagian lulusan bekerja di industri, bidang manufaktur maupun diklat.

Data tentang persentase lulusan tersebut diperoleh melalui sistem pendaftaran legalisir ijazah secara online. Di dalam sistem tersebut, salah satu instrumen yang harus diisi adalah kesesuaian pekerjaan dengan bidang keahliannya. Dari sinilah dapat dihitung persentase tingkat kesesuaian pekerjaan lulusan dengan bidang keahliannya. Data tersebut diambil dari http://www.legalisir.fkip.uns.ac.id melalui menu tracer alumni. Kesesuaian alumni dengan pekerjaan ditunjukkan pada berikut.

Kesesuaian pekerjaan dengan bidang ilmu selama kuliah

Dari pendataan alumni yang dilakukan, ada beberapa jenis perusahaan atau bidang kerja yang digeluti, diantaranya perbankan, perusahaan IT, perusahaan non IT, Pendidik / Guru dan studi lanjut. Secara detail persentase bidang kerja lulusan ditunjukkan pada Tabel berikut:

Penggunaan hasil pelacakan untuk perbaikan

Selanjutnya tindak lanjut dari hasil studi pelacakan (tracer study) digunakan untuk mengadakan perbaikan di 4 sektor utama yaitu:

  1. Dalam proses pembelajaran: Dari hasil umpan balik quisioner kepada alumni didapatkan beberapa masukan berupa peningkatan kemampuan skill dalam bidang Teknologi Informasi. Kebutuhan-kebutuhan dari stakeholder dimasukkan ke dalam mata kuliah yang diajarkan seperti (Mikrotik, Corel Draw, Programming).
  2. Penggalangan dana: secara langsung Prodi PTIK tidak meminta dana dari alumni, namun penggalangan dana diwujudkan dalam bentuk kesempatan melakukan kerjasama, bantuan literatur dan bantuan peralatan yang nilainya tidak kecil.
  3. Informasi pekerjaan: dari studi pelacakan akan didapatkan informasi mengenai company profile dan kebutuhan tenaga kerja pada Prodi PTIK FKIP UNS.
  4. Membangun jejaring: bentuk komunikasi bagi para alumni tersebut selanjutnya diwadahi oleh Prodi PTIK dalam bentuk organisasi yang dinamakan IKA (Ikatan Alumni) PTIK FKIP UNS.