Uncategorized

MAHASISWA PTIK UNS MENYABET JUARA 1 DALAM ACARA BOOTHCAMP STARTUP YANG DISELENGGARAKAN OLEH DISNAKERPERIN BEKERJASAMA DENGAN OORTH SKYNOSOFT

SOLO, Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Sebelas Maret menyabet penghargaan sebagai Juara 1 dalam acara yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Surakarta yang menggandeng Oorth Skynosoft sebagai partner. PT.Oorth Skynosoft sendiri merupakan start up yang menggawangi aplikasi sosial media komunitas yang lebih dikenal dengan OORTH.  Acara tersebut bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dalam industri kreatif kota Solo sekaligus tanda mulai bangkitnya industri kreatif digital kota Solo. Dalam acara yang diselenggarakan di Hotel Sahid Jaya Solo selama 3 hari ( 22- 24 Oktober 2019 ) tersebut total 20 peserta yang sudah dipilih dari perwakilan beberapa instansi  yaitu UNS,UMS,STMIK SINUS,UNIVERSITAS DUTA BANGSA dan beberapa instansi lain ini dibekali pengetahuan tentang kiat-kiat untuk membangun sebuah Perusahaan Startup dari Mulai dikenalkan dengan awal mula Startup dan sejarahnya kemudian membuat Bussiness Model Canvas pada hari pertama. Lalu di hari kedua Peserta diberikan pengetahuan tentang Desain Thinking, Minimum Viable Product,dan Membuat Prototype serta pembekalan tentang investasi modal yang diberikan oleh CEO dari DANA Syariah yaitu Taufiq Al Jufri sebagai Candidate Founder. Di hari ketiga peserta Boothcamp diberikan materi tentang Bussiness Startup Strategy, Startup Funding Strategy Design serta pembuatan Pitchdeck yang menarik untuk setelah itu mempresentasikan hasil produk startup setiap team pada saat Pitching Investor yang dinilai oleh CEO Oorth Skynosoft , Kepala dinas bagian ketenagakerjaan, dan CEO DANA Syariah.

MAHASISWA PTIK MENDAPAT JUARA 1, Perwakilan dari Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer UNS mendapat penghargaan sebagai juara 1 dalam acara Boothcamp tersebut. Dialah Wibisono Satrio atau yang biasa dipanggil Wibii mahasiswa angkatan 2017 PTIK ini mendapat juara 1 setelah ide startup yang ia buat bersama tim nya berhasil memikat hati dari 3 Judges dan Tim Dari Oorth. Adapun ide startupnya adalah “KERJA AMAN” yaitu sebuah platform untuk pencari kerja guna mencari pekerjaan dan mengecek validitas sebuah perusahaan pencari kerja.  Berangkat dari keresahan masyarakat yang sering tertipu oleh lowongan kerja fiktif atau perusahaan fiktif yang mereka ketahui melalui pamfet di jalanan maupun tiang listrik, “saya merasa kasihan terhadap para pengangguran yang sulit dapat info loker yang sesuai kemampuan mereka dan mudah cara melamarnya tidak berbelit-belit” ujar Wibii. “Ide ini juga berawal dari beberapa pengalaman teman saya yang tertipu oleh loker yang mereka dapat dan juga dari Perusahaan terutama UMKM yang hanya bisa mencari pekerja melalui relasiĀ² nya saja dan sangat terbatas dalam kuantitas dan kualitasnya, Maka dari itu saat brainstroming saya membawa ide ini ke tim saya serta  mentor dan mereka sepaham dengan saya dan menghidupkan diskusi kami” tambahnya. Segi penilaian apa saja kah yang dinilai saat penjurian itu,mas Wibii? ” Iya tentu saja yang pertama kali dinilai saat penjurian adalah Problem yang diangkat kemudian Solutionnya yang kami kemas dalam Startup ini lalu ada Bussiness Modenya juga harus jelas untuk kelanjutannya di masa yang akan datang setelah itu Readiness Level yaitu kesiapan Startup ini saat dipresentasikan terakhir ada Pitchdecknya atau Prototype Startup baik desainnya maupun aplikasinya, namun yang terutama menjadi penilaian adalah Social Impact yang dapat diperbuat oleh Startup kami bagi masyarakat nanti”. Setelah acara Boothcamp ini juga akan diadakan follow up oleh DISNAKERPERIN untuk tahun depan dikirimkan ke even Techno Link untuk Show up startup yang mendapat juara dan mempertemukan dengan investor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.